36

1500 Words

"Ngapain sih lo semua tadi datang." Ujar Ragil dengan wajah kesalnya itu. "Ya terserah kita dong mau gimana Gil. Lo aja juga ngelakuin hal yang Lo suka kan. Bukan kayak gini Gil kalo Lo lagi cemburu." Ujar Ojak tersebut. "Ga usah sok tahu Lo bangsat." Ujar Ragil yang sekarang ini memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Ia sedang kesal dengan teman-temannya ini. Baginya, antara mereka sama sekali tidak ada yang mengerti dirinya dan tidak ada yang paham tentangnya juga. Semuanya masih membuat dirinya kesal. Entah itu Nabila atau pun dua temannya itu, ya mungkin saja memang dirinya cemburu sekarang. Tapi ia heran kenapa perasaan ini baru terasa sekarang? Kenapa tidak dari dulu saja dirinya merasakan perasaan cinta seperti ini? Hal ini jujur saja menbuat dirinya tersiksa karena sekarang Nabila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD