“Kebetulan banget lu disini! Gue mau bikin perhitungan sama lu karena udah nyakitin sahabat gue!” Plaakkk!! Mita menampar pipi kiri Irwan dengan kencang karena emosi yang tak bisa dikendalika lagi saat melihat Irwan berada di depannya.. Tubuh Irwan sedikit goyah karena tamparan Mita. “Dan ini satu lagi buat lu!!” Mita mendorong Ardi ke tembok lalu meninju perutnya. Tinju Mita sepertinya sangat bertenaga sehingga Irwan tersungkur ke lantai. “Maafkan aku Key.. Kamu seharusnya menamparku seperti Mita tadi” bisik Irwan di telinga Key. “Aku pasti maafin kamu mas..” jawab Key. Akankah kebahagiaan Key dan Irwan berlanjut lama? *** Setelah keributan yang terjadi, Irwan memutuskan untuk tetap menemani Key di toko. Ponselnya sudah berdering berkali-kali namun Irwan terus mengabaikannya.

