Christa mengayun-ayunkan kakinya dengan ringan di bawah meja sambil sesekali mengaduk minumannya menggunakan pipet. Dalam diam, matanya sesekali menatap Geo yang juga diam hingga menimbulkan kecanggungan diantara mereka. Setelah pengakuan Christa tadi, Geo mengajak wanita itu untuk membahas kebenaran yang Christa tutupi di sebuah cafe dan ditemani dengan dua gelas minuman, tetapi sampai saat ini, Geo tak kunjung buka suara. Minum mereka bahkan sudah habis seperempat dari gelas. Bukan karena haus, tetapi memang keheningan membuat mereka bingung harus apa selain minum dan minum. Christa juga tak berniat membuka percakapan karena menurutnya Geo lah yang seharusnya bertanya bukan ia tiba-tiba menjelaskan tanpa alasan. Geo memang menyimpan banyak pertanyaan yang membutuhkan jawaban dari Chr

