28

1262 Words

Lynne dipanggil Gabriel ke ruangannya saat waktu hampir menjelang siang. Wanita itu duduk dengan ekspresi berseri-seri, berpikir kalau Gabriel sudah menyiapkan kejutan ataupun ucapan ulang tahun romantis yang mungkin bisa membuatnya terbang.  Dengan gerakan cepat, ia membuka kamera ponsel dan berkaca. Wanita itu memperbaiki rambutnya, mengeluarkan lipstik merah muda lalu mengolesnya ke seluruh permukaan bibir. "Selesai," ucap Lynne pada dirinya sendiri. Ia berdiri, berjalan menuju ruangan Gabriel dan mengetuk pintunya terlebih dahulu. "Masuk." Lynne mendorong pintu kayu yang tampak kokoh itu dengan kedua tangan dan mendapati  Gabriel sedang duduk di tempatnya sembari memegang selembar kertas yang sama seperti pagi tadi. "Kenapa?" tanya Lynne lembut. Ia memang tidak memanggil Gabriel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD