Sebuah Kematian

1849 Words

Widi beberapa minggu ini mulai merasakan tak nyaman di kosan, hal itu ia utarakan kepada sohibnya Lia yang merupakan teman satu kosan dan curhat. “Lia, kok akhir-akhir ini hawa kamar aku panas banget ya? Di tempat kamu setiap malam panas gak sih gerah gitu,” “Masa sih? Gue aja justru sebaliknya kedinginan sampai pake selimut dan matiin kipas lho,” “Serius, aku gak bohong dan mimpi akhir-akhir ini suka aneh gitu, suka di tampakin pocong, kuntilanak, genderuwo atau tuyul gitu,” “Gila serem bener sih mimpi Lu? Kok lu gak takut sih, kalo gue mimpi begitu bakalan bangun dan teriak,” “Takut gak takut sih, tapi mau gimana lagi ya? Malam ini, aku numpang tidur tempat kamu ya,” “Yaudah kalo gitu, kita tidur berdua aja, gara-gara lu cerita begitu gue jadi merinding nih, sue lu,” “Maaf gak nia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD