SATU MILLIAR?

1260 Words

Bilqis baru saja menuntaskan janji temu bersama customer; tepatnya pada pukul tiga sore. Wanita itu bergegas menuju musholla. Sebuah tempat beribadah yang ada di dalam butik. Bilqis menunaikan sholat ashar. Entah mengapa, hari itu Bilqis ingin sekali pulang lebih awal. Bukan karena ia mendapati janji dengan seseorang. Melainkan karena ia ingin sekali memasak berbagai menu masakan untuk Ghibran. “Ocha, Luluk, Mbak Bilqis pamit pulang duluan ya,” Bilqis berpamitan. Wanita berparas asri itu tak lupa mengucap salam. Tring! Pintu kaca di Butik Khumairroh terbuka. Bilqis melangkahkan kaki keluar, bersamaan dengan customer yang hendak membeli pakaian. Lalu, berjalan menuju mobil hatchback berwarna putih. Sebuah mobil pribadi yang sedari pukul delapan pagi mentereng di halaman parkir. Bilqis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD