Tentang Miranda

1044 Words

Glen melirik jam tangan, sebentar lagi waktu istirahat. Jadi, dia meraih ponsel yang tergeletak di sebelah laptop seraya membuka chat room bersama Nesya. Glen : Lunch bareng mau? Saya jemput sekarang. Lima menit belum ada tanda-tanda chatnya dibaca, Glen mengusap-usap dagu menunggu balasan dari calon istri. Gadis lucu : Sori Mas. Baru buka, yah maaf aku telanjur ada janji sama klien. Glen : Ya udah. Saya tunggu pulangnya aja. Saya mau makan di apartemen kamu. Ada rasa kecewa karena kenyataannya orang yang diharapkan akan menenangkan hatinya sedang sibuk, tetapi Glen mencoba mengerti. Gadis lucu : Siap Mas. Nanti aku order aja ya, hehe. Glen : Boleh, asal sama kamu makannya. Gadis lucu : Love you sayang. Percakapan di chat room diakhiri dengan kalimat sayang, Glen tersenyum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD