Dia Kembali

1112 Words

Sudah satu Minggu Glen pindah tempat tinggal, sekarang Nesya tidak menemukan wajah bangun tidur Glen saat dia iseng menekan bel sebelah pagi-pagi, tidak melihat senyuman yang memesona saat akan berangkat kantor. "Ya ampun, baru seminggu berasa setahun ya. Mana telat lagi Mas Glen lagi sibuk," gerutu Nesya lanjut memasang anting, logikanya kembali mengingatkan banyak pekerjaan menanti dan dia bisa-bisanya menoleh ke pintu sebelah dengan tatapan rindu. Dia sudah kesiangan dan Glen ada meeting penting pagi-pagi jadi tidak sempat menjemput. Kesialan yang sempurna memang, bahkan dia memakai sepatunya sambil jalan, beruntung rambut sudah ikal tidak repot mem-blow Sekali lagi, dia harus mengumpat kesal karena ponsel di tas bergetar tak sabar. Nesya merogoh sambil menuju lift. "Nes, si Dara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD