Anak Cicit

1073 Words

Kayla menyambut sang kakak dengan mata berbinar, Elvan baru saja pulang dan melesakkan tubuh ke sofa. Tangannya mencomot pisang goreng buatan sang mama yang sedang menjadi teman santai adik satu-satunya. "Gimana kencannya sukses enggak?" tanya Kayla antusias. Elvan hanya mengedikkan bahu, terkesan tidak berminat membuat bibir adiknya manyun. "Mas pasti bikin mbak Tifa bete ya, dia cantik loh masa sih nggak tertarik. Orangnya enak diajak mengobrol sekalipun baru kenal, mirip sama mbak Nesya. Mas cari seperti apa sih?" Kayla mendesah kecewa. Memang, Elvan harus mengakui kalau Tifa sedikit mengingatkan pada Nesya. Namun, bukan berarti Elvan bersedia melanjutkan perjodohan aneh yang diatur sang adik. "Mas udah nurutin mau kamu buat datang, udah ya?" Kayla bersedekap, merasa tidak pua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD