Rasa sakit terbesarnya adalah kehilangan perempuan yang sangat dicintai. Sejak kecil dia selalu mendapatkan apa yang diinginkan sehingga gagal mempertahankan Nesya menjadi pukulan sendiri. Nesya tidak tahu dibalik sikap cueknya, dia memberi segenap hatinya untuk perempuan itu. Dulu Elvan pernah ditinggalkan oleh Esha, tetapi kondisinya tidak sekacau ini. Mungkin karena porsi cintanya untuk Esha tidak sebesar sekarang. Namun, saat menyadari fakta kalau Nesya cepat berpaling. Elvan berjanji pada dirinya sendiri akan berhenti mencintai milik orang lain. Dia tidak mau bodoh merasa kehilangan seorang diri, sedangkan orang yang dirindukan bisa tertawa bahagia dengan pria lain. Elvan bertekad akan berhenti menginginkan Nesya. Elvan keluar kamar memindai ruangan yang sepi, lalu terdengar tawa d

