Bab 80

1084 Words

Seperti yang diperintahkan Raykan, Ten datang ke ruangan pribadi Jonathan. Sebenarnya pria itu enggan bertemu dengannya, tapi karena perintah sang tuan, mau tak mau dia bicara dengan pria muda itu. Sekarang, mereka berhadapan satu sama lain dalam kecanggungan yang luar biasa. Jonathan menyilang kan kakinya sambil bermain ponsel. Ten berusaha sekuat tenaga untuk profesional dan terus tersenyum. “Jadi, apa yang ingin kau bicarakan?” Jonathan bicara tanpa memandang Ten sama sekali. Tentu saja Ten sangat kesal, tapi hanya bisa menahannya saja. “Tuan Raykan bilang bahwa Berto kemungkinan akan kembali.” Ponsel yang dipegang Jonathan langsung jatuh ke lantai karena terkejut mendengar nama Berto. “Siapa yang memberikan informasi itu?” sentak-nya cukup keras membuat Ten sedikit kaget. Aura

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD