25. Deni

1874 Words

"Mer, kenapa bengong aja dari tadi?" Suara sapaan dari temannya yang menepuk pundak gadis itu pelan membuat Meri segera tersadar dari lamunannya. Ia segera membalas dengan sebuah senyum, menggelengkan kepalanya sebagai alibi. Segera beranjak dari tempatnya duduk di teras rumah tempat kelompok KKN mereka menginap untuk satu setengah bulan ke depan. "Gak apa-apa kok!" "Yaudah, yuk kumpul sama yang lain. Eh iya dari tadi kamu dilihatin mulu sama Deni loh, suka kali dia sama kamu." ujar Lina sembari menyenggol pelan lengan Meri dengan sebuah senyum mengejek khasnya. "Apaan, mana ada dia suka sama aku. Lagian aku..." "Lagian apa?" "Gak jadi!" Meri segera menggelengkan kepalanya, berjalan untuk berbaur dengan temannya yang lain. Perkataan Lina mau tak mau sedikit mengganggu pikiran gadis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD