Saat ini Alvin tengah berada di sebuah rumah makan favoritnya. Dia memesan beberapa menu untuk dia makan, mau bagaimana lagi karena dia tidak begitu pandai memasak. Atau lebih tepatnya dia malas jika harus memasak sendiri, mungkin akan berbeda cerita jika dia bisa memasak bersama dengan istrinya. Sendirian di rumah itu tidak enak, pasti dia akan selalu merindukan keberadaan gadis itu. Padahal saat ini masih terhitung seminggu sejak Meri menjalani KKN, proposal pengajuan yang dia lakukan untuk menjadi dosen pembimbing mahasiswa KKN semester ini belum ada jawaban. Yang mana hal itu membuat Alvin semakin dilanda ekspresi murung. Tiap hari pria itu tidak henti-hentinya mencoba menghubungi istrinya, memastikan bahwa gadis itu aman di sana. Tentu saja aman yang dia maksud adalah aman dari godaa

