Bab 28

1445 Words

"Kak kamu..." Pyar!!! "Belum bayar." lanjut Ji-sung. "Hei iya, kamu belum bayar Tuan! Mana uangmu?" teriak penjual, Hyun-jae dengan santai melempar satu koin emas kepada penjual itu. "Akhhh terimakasih Tuan!" Ucap si penjual senang. "Hishh, aku tidak boleh kalah darimu!" Kesal Jian berapi-api, mulai memanah kembali kendi itu. Ji-sung juga mengangguk mantap mulai kembali memanah di samping Jian dengan semangat menggebu-gebu, tidak mau kalah dari kakaknya. Pyar!!! "Wohhh!" sorak Ji-sung karena akhirnya panahnya mengenai kendi. Jian mendengus, sudah sedari tadi dia memanah namun panahnya malah meleset ke mana-mana. "Kamu memang tidak bisa memanah." Ejek Hyun-jae, Jian balas menatapnya tajam. "Huh, aku akan terus berlatih. Kalau bisa aku akan memanggil guru terbaik di dunia untuk me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD