Zeta menekan perut nya sekuat tenaga saat rasa perih nan menusuk menyerang nya lagi. Dia meringis, dan menggigit bibir bawah nya sekuat mungkin, guna mengurangi rasa sakit tersebut. "arrghh---" Zeta tanpa sadar mengeluarkan erangan yang mengisyaratkan rasa sakit yang teramat sakit. Gadis itu berguling-guling di kasur, bahkan mencengkram seprai kasur nya. Zeta dengan masih menahan rasa sakit, meraba-raba meja di samping tempat tidur nya. Mencari sesuatu di atas sana. Pranggg... Tangan nya tanpa sengaja menyenggol gelas yang ada di atas sana, membuat pecahan gelas tersebut berceceran di lantai. Zeta yang hilang keseimbangan, ikut terjatuh ke bawah tempat tidur. Jika saja seseorang tidak cepat menahan tubuh gadis itu, mungkin dia akan terjatuh ke atas pecahan kaca tersebut. "Zi---" sua

