Chapter 23

1057 Words

"Pagi ayah!" sapa Bintang yang baru saja sampai di meja makan. Disana sudah ada dia dan kakakknya Hani yang baru saja menyelesaikan sarapannya. "Kamu jadi ke cafe itu dek?" tanya Hani saat melihat adiknya sudah rapi. "Jadi kak, aku benar-benar merindukannya. Haaahh,, satu setengah tahun hanya bisa melihatnya dari layar monitor. Kakak bisa bayangkan bagaimana gilanya aku saat itu." "iya ya,,ditambah lagi kamu yang emang udah gila kan dek ya" sahut Hani meledek adiknya. "apaan sih kak!" "ya emang kan, kakak belum pernah lihat kamu kayak gitu. Ngeri banget Yah.! Semuanya dihajar sama dia!" ucapan kakaknya hanya dibalas acuh oleh Bintang. "Biarin, siapa suruh gangguin." "yang gangguin kamu itu siapa, Hah? Kamu yang uring-uringan sendiri. Malah orang yang dipukulin." Kali ini ayah yang b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD