21, Simpan tenagamu.

1108 Words

"Sebaiknya tidak usah repot-repot mengeluarkan tenaga untukku. Karena aku tidak akan diam kalau kau sudah mulai angkat tangan!" Suara itu mulai terdengar cukup tegas, dan pada saat itu– seketika nyali Aleta ciut. Hembusan nafas kasar dari Carolin seakan menekankan kalau ia sama sekali tidak takut dengan segala ancaman Aleta pada saat itu. "Angkat kaki dari sini, dan enyah dari hadapanku kalau kamu memang masih punya urat malu!" tekan Carolin lagi pada saat itu. Aleta merasa dad4nya panas saat mendengar ucapan dari Carolin, akan tetapi– statusnya yang merupakan kekasih dari Bian akhirnya membuatnya mundur. Carolin bisa membalikan keadaan, dan ia akan malu karena semua hal yang wanita itu bongkar nantinya. Carolin hanya mampu mendengus kesal saat melihat bagaimana sikap dari kekasih su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD