Somay Bakar

2288 Words

Azzam menghela pendek. Lalu menatap Arseno di depannya yang hanya menatapnya datar. Baru sampai di depan gerbang rumahnya, Azzam sudah menyeret Arseno dan kini duduk di teras berdua. Sedangkan, Adam sudah masuk ke dalam rumah agar tidak mendengar obrolan para orang tua. "Kenapa?" Tanya Arseno masih dengan ekspresi yang sama. Datar dan seperti tidak ada semangat hidup. "Di dalam ada teman Syaqila lagi demam, dia pingsan di depan rumah makanya tadi aku bawa masuk," jelasnya membuat Arseno menautkan alis bingung. "Kalau dia demam seharusnya kamu bawa ke rumah sakit, bukannya panggil aku." Balas mantan dokter itu yang sudah resign beberapa tahun yang lalu itu. "Kan kamu dokter, Sen?" "Aku udah resign." "Ya Allah, aku lupa."  Arseno memejamkan saja matanya sesaat lalu bergerak memperbaiki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD