CHAPTER 42

1963 Words

Beberapa hari berlalu sejak Oase mulai menarik pelanggan dengan permaian pianonya, dan sekarang target yang diberikan oleh Matteo telah terpenuni. Sudah tiga hari berturut-turut, meja mereka selalu penuh. Beberapa pelanggan juga terlihat senang diizinkan memainkan piano tersebut, idenya jelas diterima dengan baik. Oase senyum-senyum di dapur, mengganggu Matteo yang sibuk berberes ketika restoran sudah tutup. “Gimana? Gimana?” tanyanya berulang, bikin kesal, tapi juga tak bisa diabaikan. “Sudah banyak orang yang datang dan akan lebih banyak,” sambung Oase, menunjuk ke halaman website yang ia buat untuk promosi dan menarik pelanggan muda. Matteo semakin terganggu, bergerak menjauh ketika Oase makin mendekat. Ternyata tak hanya dengan brusur, Oase juga membuat website dengan nama resto

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD