Musibah
"Anjir di kurilingkeun teh euweuhan, jaba panas mentrang", gumamku dalam hati.
Bawa motor dgn perlahan, sesekali lihat HP yg terpasang di holder, " Sugan menang halodoc, biasana ngait d dieu", lanjut ku
"Bruk..... Sruuuukkkkkk", suara motor lain menabrak motorku dari belakang, sekilas terlihat jaket orange,
" Pasti bari ngome hp, ku aing di teungeul siah" Kesalku dalam hati
Motor ku standar kan, emosi sudah memuncak ingin memaki, badan berbalik, ternyata yg jatuh dan menabrak tadi driver ladies. Perawakan kecil sekitar tinggi 150 lah, helm pink, berkaca mata, wajahnya putih mulus khas anak rumahan.
"Kamu gak apa apa?", tanyaku sambil menghampiri
"Aduh", dia meringis, tangannya berdarah terseret aspal, dan sedikit terkilir
Teman teman driver lain mengerubungi, memapah s****e ladies ke pinggir
"teu nanaon a?", memastikan aku tak emosi.
"aman... Aman", jwabku tenang.
Aku bawa hp s****e ladies tdi yg terlempar dan satu keresek makanan. Di cek aplikasinya memang sedang menjalankan orderan
"Lgi do food?", tanyaku memastikan.
"Lagi mau anter makanan ke jl mars a", ucapnya sambil sesekali mengaduh.
Kemudian aku berinisiatif mengantarnya ke rumah sakit dan mengantar makanan terlebih dahulu
"yaudah aku bawa kamu ke rumah sakit sekalian nganterin ini, udh deket juga", sambil memapah s****e ladies
"Mang eta pang mawakeun we k bengkel, si tteh na ku sya bawa ka al islam", ucapku meminta ke driver di sana dan memberi no WA untuk nanti d hubungi
Aku dan s****e ladies pergi mengantarkan makanan ke tujuan dan langsung ke rumah sakit untuk memberinya perawatan
Setelah selesai perkenalan pun di mulai
"gimana udh enakan?"
"mendingan a, maaf aa gak marah?", tanyanya sedikit ketakutan.
"Enggak, musibah kan gak ada yg tahu, sudah jalan Tuhan aja mungkin seperti ini, kita hanya harus bijak dalam menyikapinya(a***y).
Yudh aku anterin kamu pulang biar nanti aku balik lagi bawa motor kamu, oh iya namanya siapa?"
"Shopie a, kalau aa?"
"Kok bisa pas ya, driver s****e namanya shopie jga, hehe. Panggil aja jek"
"karena aa jalan gojek?"
"Enggak dong, nama aku Zaki udh dari dulu itu, masa pake nama corporate", mulai mencairkan suasana dan dia tersenyum
Aku pun mengantarnya pulang ke kosnnya di Jl kebon gedang.
-----------------