Part 15

1533 Words

Humaira menelan salivanya susah payah. Kerongkongannya mendadak kering. Dia tidak tahu harus berbuat apalagi. Ternyata kedua orangtuanya benar-benar serius akan bercerai. Humaira selalu berharap bahwa itu semua tidak benar atau hanya mimpi saja. Sayangnya, kenyataan selalu berhasil menampar Humaira. "Hari ini Ayah dan Ibu sudah sidang dan minggu depan kami akan mediasi untuk yang terakhir kalinya. Ibu minta maaf karena udah bikin kamu kecewa dengan semua ini, Humaira. Ibu rasa, mediasi berjalan atau tidak pun, kami akan tetap bercerai. Ayah dan Ibu sudah tidak bisa bersama-sama lagi. Khadijah akan tetap ikut dengan Ibu." Mata Humaira berkaca-kaca. Dia berusaha untuk menahan diri untuk tidak menangis agar suaranya tak terdengar oleh sang ibu. Dadanya terasa sesak saat kalimat demi kalimat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD