“Untukku semua, Mbak?” tanya Joelle, tetapi arah tatapannya justru jatuh pada sang ayah yang membuka dua bungkus cokelat sekaligus. Mengendusnya dengan kuat layaknya vampir sehingga membuat gadis itu mengernyit lantas bergidik ngeri. “Itu terlalu berlebihan, Papi. Tidak sopan,” tegurnya lalu membawa tatapan akhir pada Gressida. “Terima kasih, Mbak. Aku suka.” “Sama-sama, dimakannya jangan langsung habis, Joe. Nanti gigimu sakit.” Joelle nyengir lalu mengangguk. “Nih buat kamu juga, makan yang ini dulu karena sudah dibuka bungkusnya,” ujar Frederick mendorong dua buah cokelat ke hadapan Joelle tanpa memedulikan tatapan istri dan mertuanya. Apalagi tatapan istrinya yang siap melahapnya hidup-hidup. “Papi cuma penasaran sama baunya, Papi kan sudah tua jadi akan lebih baik hindari makanan m

