Chapter 28 ** ** Tak lama, kapal yang ia tunggangi ebrhenti di pesisir pantai. Mereka yang ada dalam rombongan ini sampai dengan selamat setelaah menempuh perjalanan cukup lama satu setengah jam. Mereka semua masih beruntung, sebab perjalanan mereka terbilang cukup cepat dibandingkan relawan yang lainnya sebab harus menempuh perjalanan dengan jalan kaki di pegunungan terjal. Ada alasan di balik Syadza memilih menjadi relawan di pulau yang dikelilingi dengan pasir putih ini. Dengan berada di sini, gadis itu lebih banyak mendapatkan rasa hangat meskipun nyatanya angina malam dan pantai akan membuatnya kaku sekujur tubuh. Ia berambisi ingin menghabiskan waktu dengan melihat air yang tiada ujungnya karena itu juga mampu membuatnya terhipnotis dan melupakan Syauqi sejenak. Kring kring kr

