Chapter 33 ** ** 18 jam perjalanan Syauqi lewati tanpa mengeluh, ia menikmati perjalanan dengan banyak dzikir serta terus memikirkan keadaan istrinya. Perjalanan itu terpaksa harus dihentikan karena jam sudah menunjukan pukul 12 malam. Dan saat ini Syauqi bersama dengan koper kecilnya tengah berada di rumah warga yang memang sengaja menyediakan kamar untuk orang-orang dalam perjalanan ke sekitar pulau di sini untuk menunggu pagi dan kembali melanjutkan perjalanan yang masih 1 jam lagi esoknya. Pria itu begitu senang bahkan lupa lelahnya tapi tidak dengah shalat. Di semua perjalanan itu, Syauqi selalu mendirikan shalat tepat waktu entah dalam keadaan duduk atau bahkan hanya bisa berdiri saja ia tetap melaksakan shalat. Pria yang tengah berbaring memandang langit-langit kamari itu perl

