Botol minuman enak

2012 Words

“Kapan hari pertunanganmu dengan Hendra?” Pandu bertanya tanpa menoleh Lili, “Itu tadi yang Mama tanyakan.” imbuhnya lagi. Lili hanya mengangguk tanpa ingin menjawab pertanyaan itu. Saat mama Pandu mengambil piring miliknya, “Sedikit saja, Tante. Aku dan Pandu akan pergi.” “Iya, Sayang.” mama Pandu tak berbicara banyak hal, membiarkan Pandu dan Lili segera pergi dari meja makan, dan menghela napas setelahnya, “Hust ... untung saja Pandu bisa mengatasi Lili, Pa.” Papa Pandu terkekeh, “Mama kan tahu bagaimana Lili, dia itu manja, tapi sebenarnya mudah diatur asal kita mengatakan apa yang kita inginkan secara pelan-pelan.” “Mama cuma gak mau papanya yang maju, Pa. Papa kan juga tahu kalau Lili sedikit-sedikit mengadu ke papanya dan mengancam akan menarik saham? Itu yang Mama enggak suka.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD