Bab 51 Aryata Ergi

1300 Words

Bab 51 Aryata Ergi Giva merasa apa yang ia jalani beberapa hari sudah lebih baik. Bukan karena dia tidak lagi merindukan seseorang, tetapi kini dia lebih merasa ikhlas. Dan hebatnya kelegaan itu hadir pada dirinya untuk waktu yang cukup. Sekitar dua hari dia sudah memutuskan untuk lebih bahagia dan lebih hidup daripada biasanya. Dia kini sedang menatap bayangan dirinya di cermin. Cukup rapi. Giva mengedikan bahunya, bersikap acuh saat melihat polesan bedaknya yang kurang tebal. Dia memang tidak terlalu suka berdandan jadi dia membiarkannya saja. Dengan langkah mantap Giva berjalan ke luar dari kamarnya. Duduk di kursi makan dan mendapatkan tepuk tangan dari putri kecilnya. “Bunda cantik hari ini!” puji Gisha setelah bersorak seperti pemandu sorak amatiran. Giva terkekeh geli kemudian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD