Malam hari ditemani bintang dan bulan, Sasa bersantai di depan rumah dengan secangkir kopi yang menemaninya. Tidak lupa ponselnya ia juga bawa. Besok hari senin, hari dimana para murid merasakan kemalasan yang sangat luar biasa, begitupun dengan Sasa. "Apa besok gue ngajak Nasya bawa motor aja ya?" gumam Sasa. "Iya aja deh," finalnya. Ia membuka aplikasi w******p dan mengetik sesuatu memberi pesan singkat untuk Nasya. To : Nasya Sya, lo berani bawa motor gak disekolah? Nasya Ini siapa ya? Sasa menepuk jidatnya sendiri, ia lupa belum menyuruh Nasya untuk menyimpan nomornya. Ini gue, Sasa. Nasya Oh Sasa, gue berani. Emang kenapa? Ayo besok bawa motor. Nasya Gak ah, gue malu cuma ada motor vega dirumah. Gue jemput. Nasya Okay. Beneran ya? Nasya Iya. Kalau ketahuan gimana

