Chapter 38

1614 Words

"Aku terlambat lagi!" Ghifan menggertakan giginya agak kesal karena hari ini dia terlambat ke kantor. Beberapa hari yang lalu dia juga terlambat ke kantor hingga hampir siang hari ke kantor. Ghifan melirik jam tangannya lagi, entah ini sudah yang ke berapa kali. Pukul 8.30 pagi. "Aarrgh, bisa bangun telat!" dongkol Ghifan. Dia dengan cepat masuk ke jok kemudi lalu mengendarai mobilnya ke kantor tanpa bantuan dari bodyguard. Sementara itu di tempat biasa Syatastini memarkirkan mobilnya. Gadis 24 tahun itu celingak-celinguk melihat di sekitarnya. "Sudah lewat jam delapan-oh itu mobil orangtua Ghifan-ah! itu Rinoi!" Syatastini melihat mobil yang ditumpangi oleh Gea dan Busran memasuki gerbang perusahaan, sementara itu di belakang Rinoi juga mengekori. Kali ini Rinoi tak sempat menen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD