Chapter 36

1770 Words

Senyum kecil melintas di bibir Ghifan setelah melihat mata Syarastini yang juga melihat ke arahnya. Mata Syarastini melotot lalu seluruh wajahnya memerah tersipu malu. Rinoi yang duduk di samping bosnya itu tak berani mengatakan apapun. Syarastini canggung, dia tak tahu harus bertingkah apa. Dia seperti orang kepergok sedang mencuri oleh sang pemilik barang yang telah dia curi. "Pak Ghifan, Anda ingin pesan apa?" tanya Pak Salman Ghifan melirik ke arah Pak Salman lalu menjawab, "Saya pesan makanan apa saja. Tidak terlalu pemilih." "Baik." Pak Salman memanggil pelayan untuk mencatat makanan mereka. Ghifan melirik lagi ke arah Syarastini lalu dia tersenyum. "Halo." Suara Ghifan tak terdengar namun Syarastini dapat menerjemahkan ungkapan itu. Blush! Tuhan! Batin Syarastini menggila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD