"Ya sudah kalau Mas Exel tidak mau aku temani," kata Mira yang mulai melangkahkan kakinya ke arah pintu keluar. Exel memaksakan dirinya untuk bangun, di luar masih hujan deras. Exel menghentikan langkah Mira dengan cara memeluk Mira dari belakang. "Jangan pergi!" Exel mempererat pelukannya. Baru saja memeluk Mira, burung emas nya sudah bangun saja. "Katanya tidak mau aku temani!" Mira memutar tubuhnya ke arah Exel. "Aku mau! Tadi aku cuman kesal karena istriku memakai pemberian dari laki-laki lain," ucap Exel. "AKu sudah membuangnya Mas!" "Iya!" "Sebagai permintaan maaf, malam ini aku akan menjalankan kewajiban ku sebagai istri. Kalau Mas Exel tidak keberatan," tutur Mira dengan senyuman manis di bibirnya. "Mir, dari kemarin aku itu menginginkannya. Tapi kau selalu menolaknya. Mir,

