32-Hadiah Dari Verza

1541 Words

Sebuah kolam dengan air yang cukup jernih seperti ada magnet tersendiri untuk menarik para manusia menyelami segarnya air. Wanita dengan pakaian renang berwarna cokelat itu berdiri di pinggiran kolam. Dia merenggangkan otot leher dengan kedua tangan lalu bersiap untuk menyeburkan diri ke dalam kolam. Saat hendak melakukan gerakan meloncat, sepasang lengan kokoh menarik pundaknya. “Hei.. Hei..” Verza mengguncang wanita yang masih terlelap itu. Dia mengusap pipi dan pundak Rensha beberapa kali hingga kelopak mata itu perlahan terbuka. “Mimpi,” gumam Rensha menyadari jernihnya air tadi tidak ada di hadapannya. Rensha lantas memejamkan mata, kantuknya masih terasa berat. Selain itu dia berharap bisa melanjutkan mimpi berenangnya tadi. “Monkey, bangun dong. Lihat aku bawa apa.” Verza kemba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD