Tet!! “Sebentar!!” Bel yang ditekan tidak sabaran membuat itu Rensha buru-buru menyudahi mandinya. Dia hanya menutup tubuh dengan kimono biru polos lantas berlari ke pintu, mencari tahu siapa tamu tidak sabaran itu. Setelah pintu terbuka, wanita dengan terusan tosca berdiri. Rensha tersentak melihat Mama tiri Verza berdiri di depannya. Mengingat dirinya yang seorang menantu, Rensha lantas menunduk menyalami wanita kurus di depannya itu. “Masuk dulu, Ma.” Lasmi buru-buru menarik tangan lalu berjalan lebih dulu ke apartemen Rensha. Sebelumnya Lasmi datang ke apartemen Verza, tapi pintu tidak kunjung dibuka. Beruntung Lasmi tahu di mana tempat tinggal Rensha. “Verza mana?” tanyanya sambil mengedarkan pandang. “Verza masih tidur, Ma. Sebentar Rensha bangunkan.” “Jam tujuh masih tidur. M

