Setelah menghabiskan kopi masing-masing, mereka berdua pun memutuskan untuk kembali ke kantor Sportiva, untuk melanjutkan pekerjaan, kembali ke rutinitas semula Sesuai dengan agenda yang sudah dijadwalkan. Setelah melangsungkan pertemuan dengan para staf produksi Andi pun dipanggil kembali ke ruangan Wira, karena Lisa yang biasa diandalkan dia masih terlihat marah akibat disuruh mengantarkan kursi roda. "Ada apa, ini waktunya pulang Kenapa kamu manggil aku ke sini?" Tanya Andi sambil melonggarkan dasi yang mengikat lehernya. "Kamu bisa carikan saya vila yang mewah untuk malam Senin atau malam minggu, di daerah Puncak Bogor." "Untuk apa?" jawab Andi tidak langsung menyanggupi, ingin tahu tujuan dari atasannya. "Biasa masalah prospek perusahaan." "Apa hubungannya vila mewah di Pu

