Aluna Nomor Satu

1142 Words

Selesai menelepon Lisna terlihat Wira merapikan meja kerjanya, menyusun berkas-berkas dari kertas-kertas ditumpuk menjadi satu, mematikan komputer dan segera pergi meninggalkan meja kerja untuk membersihkan tubuh di kamar mandi yang berada di ruangannya. air hangat dari shower terasa sangat menyegarkan, membantu sedikit meredakan ketegangan setelah berbagai pertimbangan pekerjaan. Wira mendesain ruangan kantornya seperti ruangan rumah pribadi, dia yang gemar berolah raga menjadikannya harus sering menyegarkan tubuh dengan guyuran air. Begitu juga hampir sebagian pakaiannya tersimpan di lemari yang berada di pojokan. Meski keadaan kantor sudah mulai sepi, Wira tidak sedikitpun merasa ketakutan. dia berdandan rapi seperti biasa, Soalnya malam itu akan dihabiskan dengan Lisna wanita yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD