ZESENDERTIG

1559 Words

“Luna, tunggu, Lun!” seru Avan berusaha mensejajarkan langkah dengan sosok Luna yang baru saja keluar dari toilet. “Kamu udah benar-benar nggak waras, ya? Kenapa ngikutin aku ke sini?” hardik Luna yang jengah karena Avan tak membiarkannya sendiri. Sejak sampai di rumah sakit tadi, Luna tahu jika Avan pun ikut membuntuti mereka. Pria itu memang tidak mendekat, hanya berdiri cukup jauh dari ruangan tempat Sagara mendapat penanganan. Namun, tetap saja itu membuat perasaan Luna tak tenang. Alhasil, tepat setelah dokter keluar dari ruangan dan menjelaskan soal kondisi Sagara, wanita itu pergi ke toilet. Meninggalkan Elio dan Dirga yang berada di dalam ruang rawat untuk sekadar melihat Sagara. Dan seperti yang ia duga, Avan mengikutinya hingga ke depan toilet. “Aku cuma mau memastikan ka

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD