RINDU DI UJUNG SENJA

2398 Words

Seorang lelaki tengah berteduh sejenak di sebuah emperan toko, apakah lelaki itu meneduh dari hujan? Tidak panas hari ini begitu terik. Tapi lelaki itu tengah memandang rumah di seberang jalan yang kini tertempel sebuah papan bertuliskan ‘dikontrakan’. Tandanya sang penghuni lama telah meninggalkan rumah tersebut. Genta menghisap putung rokok yang sejak tadi sudah ia hisap, sampai hampir habis. Genta tidak bosan, ia menatap kosong bagaikan seseorang yang sedang menikmati pemandangan padahal hanya sebuah rumah. Kenangannya yang paling dalam, biasanya disini ya tepat disini Genta biasanya menurunkan Zeta, dengan alasan perempuan itu tidak ada yang menjemputnya atau alasan lainnya yang terkadang membuat Genta muak dan terkadang Genta sengaja pulang lebih dulu agar Zeta tidak meminta bantuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD