CHANGE

1074 Words

enam bulan kemudian…. Arzeta tengah menunggu mamahnya pulang bekerja, ia menatap pemandangan pantai yang dapat ia lihat dari jendela kamarnya. Ia mengusap pelan perutnya yang membesar, sudah genap delapan bulan kandungannya. Sebentar lagi, dia akan melahirkan seorang anak yang ia jaga dengan sepenuh hati. Meski pada awalnya, ada niatan jahat. Zeta menatap langit yang tiba-tiba mendung, ini seharusnya sudah pergantian musim tapi terkadang semesta bertindak sesukanya. Ia melihat jam dinding menunggu sang mamah sudah pulang atau belum. Seharusnya sudah perjalanan. Zeta memandang sebuah foto, foto sahabatnya. Ira dan Salsa, tapi pikirannya merindukan seseorang, sampai detik ini Zeta masih berangan-angan untuk bertemu dengan Genta. Sayangnya tidak mungkin, ia terlanjur menghapus jejaknya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD