“Lo Kenapa sih Ta?” Gertak Genta pada Zeta yang masih belum sadarkan dari lamunannya, ia sendiri tidak mengetahui apa yang baru saja terjadi. Dia hanya ingat percecokkan dengan Ayu kemudian dia berjalan menjauh dan ya mereka terjatuh. Zeta ingat sekali bagaimana Ayu sengaja menabrakkan dirinya. “Gue nggak dorong dia.” Gumam Zeta pada Genta yang hanya ditanggapi dengan seringaian sinis dari lelaki di hadapannya. Ia baru saja mengantar Ayu ke kamarnya dan kembali menghampiri Zeta yang terduduk di dapur villa, melamun dengan apa yang sebenarnya terjadi. Genta tidak sabar, dia terus berdiri disamping Zeta yang mengalihkan pandangannya darinya sejak kedatangannya, sengaja menghindar. “Ngaku aja udah Ta, lo apain si Ayu?” Tanya Genta mendesak agar Zeta menjelaskan kepadanya apa yang sebena

