RESTU

1079 Words

Pagi hari itu, seorang lelaki membawa sebuah kantong plastic yang berisikan beberapa buah. Ia tengah berdiri di depan rumah, setelah menyelesaikan project perjalanan bisnisnya ia memutuskan untuk datang ke rumah seseorang. Tapi ia belum yakin untuk menemui sang tuan rumah. Ia masih setia berdiri di ambang pintu utama yang masih tertutup rapat. Ia menarik nafas dalam mempersiapkan mental. Dalam tarikan nafas ketiga, ia memutuskan untuk menekan bel yang tertera di pintu. Genta sudah siap untuk menemui sang mamah dari Zeta. Begitu pintu terbuka menampilkan seorang Wanita dari balik pintu bukan Zeta melainkan sesuai dengan dugaan Genta bahwa itu adalah Mila, ibunda dari Zeta. Mila masih tersenyum kepada Genta yang tersenyum sopan kepadanya. Ia kemudian mempersiapkan Genta untuk masuk rumah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD