Empat puluh~

1432 Words

"Sebelum pergi, kamu tidak ingin menemui Ozkhan dulu?" Numa bertanya pada pria yang baru saja memberinya kepuasan yang luar biasa. Usai bercinta di dalam toilet, ibu dari Ghul itu menyempatkan untuk membenahi riasan wajah yang cukup berantakan serta tampilannya yang kacau. Dia memoles lipstik warna merah di bibirnya yang sedikit membengkak akibat ulah lelakinya. Keenan menutup botol obat tetes mata setelah menggunakannya pada sepasang matanya yang selalu memakai lensa kontak. Efek dari penyakit genetik yang diidap sejak lahir, mengharuskan pria tiga puluh delapan tahun itu memakai lensa kontak di waktu-waktu tertentu. Apalagi ketika malam hari dan di acara penting seperti sekarang ini. Pertanyaan Numa barusan tak perlu memerlukan waktu untuk dijawab. "Tentu aku ingin menemuinya. Aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD