“Yusuf, tolong berikan file ini kepada Lidya. Saya ada kepentingan yang mau diurus,” kata Candra, memberikan sebuah map kepada Yusuf. “Baik, pak.” Yusuf segera membawakan map berisi file penting itu ke ruangan Lidya. Sudah cukup drama siang ini setelah kejahilan wanita cantik itu menakutinya. Setelah sampai di depan pintu ruangannya, ia segera membuka pintu dan terlihat Lidya yang sedang fokus mengetik di komputernya. “Mbak.” Lidya menoleh, memutar kursi duduknya, “Ya,” katanya. “Ini pak Candra menitipkan file. Saya taruh di sini, ya?” kata Yusuf, meletakkan di meja kerja Lidya. Yusuf tidak sengaja menyenggol gelas berisi air minum Lidya dan mengenai map. Karena tangannya tidak sigap mengambil benda itu segera, jadi lah air tumpahan minum membasahi kertas yang berada di dalam map it

