Yusuf mengedikkan kepala, meregangkan sendi lehernya. Dia menarik pundak kebelakang meluruskan punggung untuk meringankan pegal-pegal karena seharian berdiri. Sudah lama sekali sejak terakhir kali dia harus berdiri sepanjang hari untuk bekerja. Biasanya hari-harinya diisi pergi dari rumah ke kantor, dengan banyak duduk di atas mobil. Tapi tidak dengan hari ini. Dia akan berdiri sepanjang hari. “Sayang kamu tidak capek,” ujar Yusuf Lidya hanya tersenyum. Dia sudah terbiasa dengan mondar-mandir di pekerjaannya. Selama ini Lidya selalu dikejar waktu antara rumahnya dan perusahaan. Sepertinya pengalaman yang membawa pengaruh baik baginya semejak bekerja. Hampir setiap mitra mempunyai kontrak kerja dengannya, semuanya terlihat sagat puas dengan usahanya. Lidya rasa usahanya telah berhasil.

