BAB 13 - Editor Killer

900 Words

Setelah memesan beberapa makanan, Aira menceritakan tentang kencannya bersama Taylor kepada Alden yang sempat dia nyatakan gagal total. Aira mengatakan dengan sejujurnya bahwa dia tetap tidak mengingat apa pun dan bahkan tidak merasakan gugup sedikit pun. Alden nampak tidak antusias mendengar cerita Aira, ia sedang tenggelam dalam pikirannya sendiri. Merasa bosan karena tidak diacuhkan, Aira akhirnya kembali ke unit apartemennya sendiri setelah menyelesaikan lima halaman untuk novel barunya. Aira kemudian teringat perkataan Sindy bahwa dia memiliki seorang editor di sebuah penerbit. Aira membuka ponsel dan mencari nama editornya itu. Hanya ada satu nomor kontak yang ia simpan dengan nama editor. Dan kontak itu bertuliskan. “Si Editor Killer”. Aira merasa sudah saatnya ia kembali men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD