Alden dan Aira tertegun ketika melihat Pierre dan Puri berciuman di hadapan mereka. Alden yang mulai sadar langsung menggenggam lengan Aira dan membawanya pergi menjauh. “Kenapa? Kita baru saja melihat bagian terbaiknya,” tanya Aira menggoda kekasihnya. “Kau gila? Untuk apa kita melihat mereka berciuman? Terutama kakakku. Itu membuatku sangat merinding.” Alden langsung memeluk tubuhnya sendiri dan berakting seperti orang yang menggigil. “Oh, jadi kau merasa risih melihat mereka berciuman?” tanya Aira melanjutkan guyonannya. “Tentu saja!" balas Alden tegas dan masih memasang ekspresi tidak nyaman. “Bukan karena kau kalah taruhan denganku?” Aira langsung menembaknya dengan serangan yang tidak bisa ia hindari. Alden langsung tersadar akan taruhan yang telah mereka buat. Ia melirik ke a

