Alden dan Aira tidak lagi mendengar suara dari Pierre dan Puri dari luar. Aira membuka pintu dengan pelan. Ia mengeluarkan sedikit kepalanya ke arah luar. Beberapa saat kemudian, Aira menjulurkan tangannya ke kembali ke dalam kamar. “Apa?” tanya Alden menanyakan gerakan tak terduga tersebut. “Ponselmu,” jawabnya singkat. Alden langsung mengerti apa yang akan dilakukan oleh kekasihnya. Ia mengambil ponselnya sendiri di dalam sakunya dan memberikan kepada Aira. Aira langsung membuka fitur kamera di ponsel tersebut dan merekam sesuatu yang menarik di luar ruangan. “Lihat, siapa yang lebih penasaran saat ini.” Alden menggeleng-gelengkan kepalanya, seolah tidak mengerti apa yang ada di pikiran seorang gadis. Beberapa saat kemudian, Aira kembali ke dalam kamar dan menutup pintunya kem

