Sang Pemangsa Akhir

1116 Words

"Kalian semua... akan menjadi... milikku..." Suara itu bergema, dingin dan penuh ancaman, saat retakan di ruang dan waktu meledak, memuntahkan energi gelap yang tak terbayangkan. BOOM! Gelombang kegelapan menyapu segalanya, menelan cahaya pelangi, cahaya emas milik Arya, dan energi suci yang terpancar dari Bayu. WHOOSH! Gua itu seketika tenggelam dalam kegelapan pekat. Segala bentuk penglihatan lenyap. Udara berubah membeku—dinginnya seperti mencengkeram langsung ke tulang. Suara gemuruh, berat dan mengerikan, bergema makin dekat. Lalu bau busuk menusuk hidung, membuat d**a sesak. "Senja!" teriak Arya, panik, suaranya melayang dalam gelap. "Bayu di sini!" sahut Bayu, tapi suaranya bergetar. Makhluk bintang itu melolong, WHEEE!, panik dan ketakutan. Cahayanya berkedip tak menentu, e

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD