Keseimbangan

1292 Words

"Sekarang, kita akan lihat siapa yang layak memiliki kekuatan ini..." Suara itu menyelinap ke dalam hati mereka seperti kabut dingin di tengah malam. Datar. Dingin. Tapi sarat ancaman. Sosok di hadapan mereka berdiri tegap, seperti dewa yang lahir dari cahaya dan kegelapan. Mata galaksinya berputar perlahan, memantulkan cahaya bintang dan bayangan purba. SWOOSH! Ribuan bayangan kecil, hitam dan mengilap seperti obsidian cair, kembali menyerbu. Kali ini mereka tak hanya memburu Arya dan Bayu—mereka juga menyerang sosok baru itu. Tapi… ZAP! Satu hentakan dari tangan sosok itu, dan gelombang energi gelap berdesir memusnahkan bayangan-bayangan itu jadi abu. Seolah mereka tak lebih dari debu yang terbuang di tengah badai. ROOAARRR!!! Makhluk primordial mengamuk, cakarnya mencakar udara,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD