"Dia... dia adalah..." Bisikan lirih Lyra terputus, suaranya lenyap ditelan keheningan yang menegangkan. Namun, kata-kata itu menggantung di udara ruang kendali Kompas Bintang, sebuah teka-teki yang baru terungkap, menambah lapisan misteri pada sosok anak kecil yang terperangkap dalam cengkeraman kehampaan. Senja dan Bayu saling bertukar pandang, alis mereka bertaut dalam kebingungan dan firasat yang tak menentu. Identitas anak kecil itu masih menjadi misteri, namun reaksi Lyra yang begitu emosional menimbulkan pertanyaan besar. Apa hubungan di antara mereka? Kenapa Lyra, seorang pejuang cahaya, tampak begitu terpukul dan mengenali entitas kegelapan itu? Penjaga Ingatan mendekati Lyra dengan langkah hati-hati, tubuhnya masih memancarkan sisa-sisa cahaya keperakan yang meredup. Ia memerik

