Kengerian mencengkeram. Mata Senja dan Bayu, yang tadinya dipenuhi keputusasaan, kini membelalak ngeri. Dari kegelapan di atas lubang, muncul siluet berjubah hitam yang familiar, antagonis misterius itu. Ia berdiri di tepi jurang maut mereka, menatap mereka dengan senyum tipis yang dingin, bahkan ada rona kepuasan di sana. Di tangannya, ia memegang data-pad yang dicuri dari Pengembara Waktu, bukti nyata dari pengkhianatan yang baru saja terjadi. Dan di sampingnya… berdiri seorang anggota aliansi mereka sendiri, orang yang tadinya mereka percayai, yang telah berjuang bersama mereka. Sosok itu adalah Pemimpin Konklav Nebula, wanita bijak berambut seputih bintang, dengan mata violet yang kini memancarkan cahaya dingin yang sama sekali tidak menenangkan. Di tangannya, ia memegang sebuah alat

