Gerhan menatap jam dinding sudah pukul 7 malam dan kepulangan Lunetta belum ada tanda-tandanya. Ia berkali-kali menelfon Lunetta tetapi tidak ada jawaban bahkan seluruh chat yang ia kirimkan pun tidak ada balasan. Gerhan masih terus menunggu Lunetta, sembari sesekali mengintip melalui jendela, siapa tahu ada tanda-tanda mobil Lunetta memasuki garasi namun hal tersebut tidak kunjung terwujud hingga esok hari. "Kamu kemana Luna? Kenapa kamu ngga pulang dari kemarin? Kenapa kamu ngga ada kabar" ucap Gerhan sembari menatap layar ponselnya. Masih belum ada telfon atau chat dari Lunetta. Kini ia mulai merasa khawatir. Saat ini pukul 8 pagi, ia harus bergegas pergi ke Sky 21 untuk memulai pekerjaan paruh waktunya yang dikerjakan di akhir pekan yaitu hari Sabtu dan Minggu. Ia pun memesa

